Mourinho: Jika Ingin Memecat Saya, MU Akan Mengeluarkan Banyak Biaya

Kini BandarTaruhan menyediakan jenis permainan baru seperti permainan Sabung Ayam & Number Game ( Spin Bola )
BandarTaruhan memberikan bonus komisi Sportsbook sebesar 15%, Live Casino dengan rollingan sebesar 0.7% & Permainan Tangkas dengan CashBack 5% , Daftarkan Diri Anda Sekarang Juga!
Daftar Taruhan Bola
Deposit Dana
Withdraw Dana

Mourinho: Jika Ingin Memecat Saya, MU Akan Mengeluarkan Banyak Biaya

Pelatih dari Setan Merah, Jose Mourinho di kabarkan bahwa masa depannya sedang terancam di Manchester United. Jika pelatih asal Portugal tersebut di pecat maka Setan Merah harus membayar pesangon yang amat besar. Tekanan dari Mourinho agak berkurang ketika MU berhasil menang. Setan Merah berhasil menang ketika bertandang ke kandang Burnley dengan skor 2-0 setelah MU kalah dalam dua pertandingan terakhir yaitu ketika berhadapan dengan Brighton dan Tottenham Hotspur.

Sebelumnya Mourinho di kabarkan bahwa ia akan dipecat. Bahkan penggantinya juga sudah ditentukan yaitu Zinedine Zidane yang saat ini sedang ngangur setelah usai melatih Real Madrid. Meskipun begitu, Mourinho dengan keras mengatakan bahwa posisinya masih aman di MU. Salah satu alasannya adalah karena MU harus membayar pesangon yang amat besar yaitu sekitar 286,3 miliar yang setara dengan gajinya selama setahun yang akan berakhir pada 2020.

“Mereka mengatakan bahwa diri saya sedang dalam kondisi bahaya, namun saya tidak merasa berbahaya. Mereka tidak tahu bahwa berapa banyak uang yang akan mereka keluarkan jika ingin memecat saya,” ujar Mourinho.

Kemenangan yang di petik oleh Setan Merah ketika berhadapan dengan Burnley mendapatkan protes dari para fans kepada bos klub Ed Woodward karena ada sebuah pesawat yang melintas di atas lapangan tersebut dan memiliki banner yang bertuliskan “Ed Woodward a specialist in failure”. Woodward disalahkan karena telah gagal mendatangkan lebih banyak pemain baru pada musim panas lalu. Itu adalah sebuah masalah yang dikeluhkan oleh pelatih asal Portugal tersebut, Jose Mourinho. Ketika Mourinho di tanya mengenai aksi protes dari banner tersebut, ia menjawab bahwa hal tersebut bisa saja terjadi.